Tablet Advance Vandroid T2V

Untuk info lebih lanjut dan melihat rincian produk ini, silahkan kunjungi www.jualbeliyangmurah.blogspot.com.

Dodol Kedondong Khas Kota Rengat

Untuk info lebih lanjut dan melihat rincian produk ini, silahkan kunjungi www.jualbeliyangmurah.blogspot.com.

Tiger GL 200R Tahun 2009

Untuk info lebih lanjut dan melihat rincian produk ini, silahkan kunjungi www.jualbeliyangmurah.blogspot.com.

BlackBerry Curve 9380

Untuk info lebih lanjut dan melihat rincian produk ini, silahkan kunjungi www.jualbeliyangmurah.blogspot.com.

Supra 125 Tahun 2005

Untuk info lebih lanjut dan melihat rincian produk ini, silahkan kunjungi www.jualbeliyangmurah.blogspot.com.

Sabtu, 03 November 2012

Makanan Lewat Pipa

Diberikan kepada pasien yang tidak dapat makan melalui mulut karena gangguan jiwa : prekoma, anoreksia nervosa, kelumpuhan otot-otot menelan, atau sesudah operasi (mulut, tenggorokan dan saluran cerna).

Makanan berupa sari buah dan cairan kental terbuat dari susu, telur, gula dan margarin. cairan hendaknya dapat dimasukkan melalui pipa karet hidung, lambung atu rektum. pemakaian gula pasir dan susu penuh (whole) disesuaikan dengan kemampuan pasien untuk menerimanya. bila erjadi kembung perut atau diare, pemakaian gula pasir dikurangi dan susu penuh diganti dengan susu skim atau susu rendah laktosa. karena kurang zat besi dan vitamin, ke dalam makanan dimasukkan 8 mg preparat ferosulfat, 3 tablet vitamin B Kompleks dan 150 mg preparat vitamin C.

Banyaknya makanan sehari adalah 1500-2000 ml, dibagi dalam 4 porsi. makanan dapat dibuat sekaligus untuk 24 jam, dimasukkan ke dalam botol steril dan disimpan di lemari es. sebelum diberikan, makanan dipanaskan hingga mencapai suhu badan.

Menurut kebutuhan pasien, dapat diberikan salah satu dari jenis makanan lewat pipa (MLP) berikut :

  1. Makanan lewat pipa I (MLP I) : mengandung 1.500 kalori, protein 64 gr, lemak 62 gr, karbohidrat 169 gr, kalsium 1,7 gr, besi 5,7 mg, vitamin A 3.624 SI, tiamin 0,7 mg, vitamin C 59 mg, natrium 669 mg dan kalium 2468 mg.
  2.  Makanan lewat pipa II (MLP II) : mengandung 1.700 kalori, protein 78 gr, lemak 70 gr, karbohidrat 208 gr, kalsium 2,5 gr, besi 5,9 mg, vitamin A 3.824 SI, tiamin 0,9 mg, vitamin C 62 mg, natrium 929 mg dan kalium 3.068 mg.
  3. Makanan lewat pipa III (MLP III) : mengandung 2.200 kalori, protein 95 gr, lemak 83 gr, karbohidrat 284 gr, kalsium 2,8 gr, besi 6,3 mg, vitamin A 4.452, tiamin 1 mg, vitamin C 66 mg, natrium 1.109 mg dan kalium 3.848 mg.

Sumber karbohidrat yang boleh diberikan misalnya maezena, teoung beras, hunkwee, sago, dibuat saos. Susu atau telur ayam yang dicampur dalam minuman adalah protein hewani yang boleh diberikan, sedangkan sumber protein nabati, misalnya susu kedele atau kacang hijau saring. sumber lemak, dapat diberikan margarin atatu mentega. untuk buah-buahan, dapat diberikan sari buah jeruk, pepaa, tomat, sirsak dan apel. teh encer, sirup, air gula dan kaldu merupakan minuman yang dapat diberikan.

(Sumber : Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid I, Media Aesculapius)

Makanan Cair

Diberikan kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu, dalam keadaan mual dan muntah, dengan kesadaran menurun, dengan suhu badan sangat tinggi atau infeksi akut. Makanan ini berupa cairan jernih yang tidak merangsang dan tidak meninggalkan sisa. Nilai gizi makanan ini sangat rendah sehingga pemberiannya dibatasi selama 1-2 hari saja. Makanan dan minuman yang boleh diberikan misalnya teh, kopi, kaldu jernih, air bubur kacang hijau, sari buah, sirup dan gula pasir.

(Sumber : Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 1, Media Aesculapius)

Makanan Saring

Diberikan kepada pasien sesudah mengalami operasi tertentu : pada infeksi akut, termasuk infeksi saluran cerna seperti gastroenteritis, dan kesukaran menelan. menurut keadaan penyakit, makanan saring dapat diberikan langsung kepada pasien atau sebagai peralihan dari makanan cair ke makanan lunak. makanan ini diberikan untuk jangka waktu pendek karena tidak memenuhi kebutuhan gizi, terutama kalori dan tiamin.

Nilai gizi makanan saring adalah 1.900 kalori, protein 72 gr, lemak 83 gr, karbohidrat 223 gr, kalsium 1,3 gr, besi 25,6 mg, vitamin A 9.700 SI, tiamin 0,8 mg dan vitamin C 176 mg.

(Sumber : Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 1, Media Aesculapius)

Makanan Lunak

diberikan kepada pasien sesuda operasi tertentu dan pada penyakit infeksi dengan kenaikan suhu badan tidak terlalu tinggi. dapat diberikan langsung kepada pasien atau merupakan perpndahan dari makanan saring ke makanan biasa, tergantung keadaan penyakit pasien. makanan mudah dicerna, rendah serat, srta tidak mengandung bumbu yang merangsang. untuk orang tua dan/atau yang sukar mengunyah bahan makanan berserat banyak, seperti daging dan sayur, dapat digiling atau dicincang.

Makanan ini cukup kalori, protein dan zat-zat gizi lain. dalam sehari nilai gizi makanan lunak adalah 2.180 kalori, protein 81 gr, lemak 66 gr, karbohidrat 318 gr, kalsium 1 gr, besi 29,3 mg, vitamin A 6.659 SI, tiamin 1,4 mg dan vitamin C 97 mg.

(Sumber : Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 1, Media Aesculapius)

Makanan Biasa

Diberikan kepada pasien yang tidak memerlukan makanan khusus sehubungan dengan penyakitnya. Susunan makanan sama dengan makanan orang sehat, cukup kalori, protein dan zat gizi lainnya, tetapi tidak boleh yang merangsang atau dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis atau terlalu berbumbu, dan minuman yang mengandung alkohol.

Dalam sehari, makanan biasa mengandung nilai gizi 2.230 kalori (wanita=2.050 kalori), protein 75 gr, lemak 53 gr dan karbohidrat 365 gr. Makanan ini dapat mengandung kalsium 0,4 gr, besi 24 mg, vitamin A 6.139 SI, tiamin 1,2 mg dan vitamin C 87 mg. Sayuran dapat diberikan dan terdiri dari campuran sayuran kacang-kacangan, sayuran daun hijau atau sayuran warna kuning, dan sayuran lain. Untuk wanita hamil dan menyusui, dapat ditambahkan 1-2 gelas susu sehari.

(Sumber : Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 1, Media Aesculapius)

Kamis, 01 November 2012

Kebutuhan Kalori Menurut Berat Badan dan Aktivitas

Dietetik merupakan salah satu syarat utama dalam penyembuhan suatu penyakit. Makanan yang memenuhi kebutuhan gizi dan termakan habis akan mempercepat perbaikan gizi pasien, sehingga kondisi umumnya dalam waktu singkat dapat dikembalikan ke taraf normal.

Di sini, saya menampilkan penyesuaian kebutuhan kalori untuk perorangan dihitung berdasarkan FAO/WHO 1973 Energy and Protein Requirements seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini :

Gol. Umur
Kebutuhan Kalori

< 1
1 – 3
4 – 6
7 – 9
Laki-laki :
10 – 12
13 – 15
16 – 19
20 – 39
40 – 49
50 – 59
60 – 69
>70
Wanita :
10 – 12
13 – 15
16 – 19
20 – 39
40 – 49
50 – 59
60 – 69
>70


1.090
1.360
1.830
2.190

2600
0,97 M x A
1,02 M x A
1,00 M x A
0,95 M x A
0,90 M x A
0,80 M x A
0,70 M x A

2.350
1,13 M x A
1,05 M x A
1,00 M x A
0,95 M x A
0,90 M x A
0,80 M x A
0,70 M x A

Keterangan :
M = berat badan x 46 kalori = kebutuhan kalori laki-laki dewasa pada berat badan tertentu
F = berat badan x 40 kalori = kebutuhan kalori wanita dewasa pada berat badan tertentu
A = indeks aktivitas : 
  • ringan = 0,90
  • sedang = 1,0
  • aktif = 1,17

(Sumber : Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 1, Media Aesculapius)


Rabu, 24 Oktober 2012

Bacitracin-Polymyxin B

Bacitracin-Polymyxin B (Salep Kulit)

Komposisi :
Tiap gram salep mengandung Basitrasina 500 UI dan Polimiksina-B Sulfat 10.000 UI.

Cara Kerja Obat :
Basitrasina adalah antibiotika polipeptida yang dihasilkan dari Bacillus Subtilis dan Polimiksina-B adalah antibotika polimiksina yang dihasilkan oleh Bacillus Polymyxa.
Basitrasina memberi aktivitas bakterisida atau Bakteriostatik dengan jalan menghambat sintesa dinding sel bakteri sedangkan Polimiksina-B merubah tekanan osmotik membran sel mikroorganisme yang mengakibatkan pecahnya sel dan hilangnya metabolit esensial. Basitrasina aktif terhadap basil dan kokus gram-positif termasuk Streptococcus Hemolyticus. Polimiksina-B aktif terhadap mikroorganisme gram-negatif termasuk Pseudomonas Aeruginosa dan Haemophilus Influenza.

Indikasi :
Efektif untuk pengobatan infeksi kulit yang disebaban oleh mikroorganisme yang sensitif terhadap Basitrasina dan Polimiksina-B sulfat.

Posologi :
Bersihkan terlebih dahulu bagian yang akan diobati.
Oleskan setiap 3-4 jam pada kulit yang sakit.

Cara Penggunaan :
Untuk obat luar dan bukan untuk mata.

Peringatan dan Perhatian :
Penggunaan dalam jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme yang tidak sensitif termasuk jamur.
Penggunaan selama kehamilan, keamanannya belum diketahui dengan pasti.

Efek Samping :
Efek samping jarang terjadi seperti reaksi alergi kulit, erupsi dan beberapa gejala alergi lain.

Kontraindikasi :
Penderita yang hipersensitif terhadap Basitrasina atau Polimiksina-B Sulfat.

(Dikutip dari Leaflet Bacitracin-Polymyxin B yang diproduksi oleh "INDOFARMA" Bekasi-Indonesia)

Senin, 22 Oktober 2012

Asam Mefenamat

Asam Mefenamat merupakan kelompok antiinflamasi non steroid.

Komposisi :
Tiap kapsul mengandung asam mefenamat 250 mg.
Tiap kaptab salut selaput mengandung asam mefenamat 500 mg.

Cara Kerja Obat :
Asam mefenamat bekerja dengan cara menghambat sintesa prostaglandin dalam jaringan tubuh dengan menghambat enzim siklooksigenase sehingga mempunyai efek analgesik (penghilang rasa sakit), antiinflamasi (anti peradangan) dan antipiretik (penurun demam).

Indikasi :
Meredakan nyeri ringan sampai sedang sehubungan dengan sakit kepala, sakit gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot dan nyeri sesudah operasi.

Dosis :
Dewasa dan anak-anak > 14 tahun :
Dosis awal : 500 mg kemudian dianjurkan 250 mg tiap 6 jam sesuai dengan kebutuhan.

Peringatan dan Perhatian :
Sebaiknya diminum sesudah makan.
Hati-hati jika digunakan pada wanita hamil dan menyusui.
Keamanan penggunaan pada anak-anak di bawah 14 tahun belum diketahui dengan pasti.

Efek Samping :
Sistem pencernaan : mual, muntah, diare dan rasa sakit pada abdominal.
Sistem hematopoietik : leukopenia, eosinofilia, trombositopenia dan agranulositopenia.
Sistem saraf : rasa mengantuk, pusing, penglihatan kabur dan insomnia.

Kontraindikasi :
Pasien yang hipersensitif terhadap asam mefenamat.
Penderita yang dengan aspirin mengalami bronkospasme, alergi rhinitis dan urtikaria.
Penerita dengan tukak lambung dan usus.
Penderita dengan gangguan ginjal yang berat.

Interaksi Obat :
Penggunaan bersamaan dengan antikoagulan oral dapat memperpanjang "prothrombin".

Over Dosis :
Jika terjadi overdosis maka pasien harus dirangsang muntah atau pasien diberi arang aktif (karbo adsorben) untuk menyerap obat.

(Dikutip dari : Leaflet Asam Mefenamat yang diproduksi oleh "INDOFARMA" bekasi-indonesia.

Jumat, 06 Januari 2012

Ibu Negara

Aq mo curhat ni..


Mmmm.. yang d sbelah ni, Name e Rahma.. orang paling buroooq sekecamatan kelayang. tapi meskipun kek gtu.. aq cintrong matong kali me die ni..  ntah ngape.. mungkin kena pelet simpang klayang kali.. wkwkwkwkkwk.. just joke..


kami jadian tgl 1 januari 2012..
Mmmm.. mantap kan tanggal jadian e... emang udah d rancang tu sjak PDKT.. hehehehe... ngomong" PDKT, kmi komunikasi e lewat telp, jejaring sosial.. meskipun waktu itu blum ketemu, tp kayak e udah KLIK aje.. Mmm, mungkin pertanda jodoh kali.. Hahayyyy..

Same die ni.. bahagia lh.. sangaaaaaaaaatt malah..
orang e baek pun.. kluarga e baek.. tau agama.. sopan santun.. dan manis tentunya.. hehehehe.. (jgan Ge'er yank ye..)
aq berharap, semoga aje langgeng me die ni.. sperti e, me die ni udah lbih dr cukup.. amiiiiiiiiiinn
luv you rahma buroooooq...

First Posting


Salam kenal pada rekan semua.. ini adalah Posting pertama saya. blog ini akan saya isi dengan artikel" tentang saya serta informasi" lainnya yang mungkin dapat berguna bagi rekan semua..